Perjalanan Karir Zinedine Zidane Dari Pemain Hingga Pelatih

Perjalanan Karir Zinedine Zidane Dari Pemain Hingga Pelatih

Siapa yang tidak tau Zinedine Zidane, legenda sepak bola dunia berkebangsaan Prancis. Merek atau label itu sudah melekat pada dirinya sejak menjadi kapten dan starter tim nasional. Terlebih lagi membawa klub yang diperkuatnya meraih banyak gelar juara serta membawa Tim nasional Prancis menyabet juara Piala dunia tahun 1998.

Zinedine Zidane menjalani karir sepakbola di level junior cukup lama dari tahun 1981 hingga tahun 1989, karena berada di tim junior tidak ada yang spesial seorang Zidane. Menurut catatan ia menjalani 8 tahun di level junior dan membela 4 klub yang berbeda-beda setelah itu baru naik ke level profesional tim utama klub Cannes.

Karir Profesional Dan Terus Berkembang

Pada tahun 1989 Zidane naik level senior tim utama kesebelasan Cannes dan memperkuat klub tersebut selama 3 tahun lalu ia kembali pindah klub kali ini ke Bordeaux. Ketika memperkuat Bordeaux di liga utama Prancis, Zidane berhasil membawa tim merebut 1 kali gelar juara liga.

Petualangan besar Zinedine Zidane dimulai ketika ia menandatangani kontrak bersama “La Vecchia Signora” Juventus pada musim 1996. Sontak Pria yang akrab disapa Zizou seperti menemukan jati dirinya dan merasa lebih berkembang di klub tersebut, terbukti Juara demi juara berhasil dibukukan bersama Bianconeri.

Bermain di posisi tengah Ia dikenal sangat piawai menciptakan ruang serang, dan juga bisa berperan sebagai playmaker disana. Sang pelatih sangat mempercayainya sebagai playmaker, pada posisi tengah manapun bisa ia tangani dengan baik.

Zinedine Zidane Pemain Termahal 2001

Setelah memperkuat “Si Nyonya Tua” Juventus selama 5 musim lamanya, Zidane memutuskan pindah ke Real Madrid. Pada musim 2001 tersebut nilai transfer Zidane sebesar 77,5 juta euro, menjadikannya pemain termahal pada musim 2001. 

Real Madrid tidak merasa sia-sia mengeluarkan dana sebesar itu untuk mendatangkan Zizou ke Santiago Bernabeu, Zidane langsung bermain sangat cemerlang serta membawa Real Madrid juara champion pada tahun pertamanya bersama Madrid.

Setelah itu Zizou pun merasa nyaman memperkuat Real Madrid dan bertahan di klub Santiago Bernabeu hingga 5 musim lamanya. Sampai momen pada piala dunia 2006 pria dengan nama lengkap Zinedine Yazid Zidane memutuskan gantung sepatu, bertepatan dengan momen tersebut dan diumumkan bersama timnas Prancis.

Zizou Meniti Karir Sebagai Pelatih

Setelah itu Zizou kemudian mencoba peruntungan di dunia kepelatihan dan dipercayakan untuk melatih Real Madrid Castilla pada 2014. Real Madrid Castilla adalah skuat sepak bola lainnya milik Real Madrid yang berlaga di divisi B. Hingga pada tahun 2016 Zizou baru mendapatkan kepercayaan untuk melatih tim senior Real Madrid pada tahun 2016 hingga musim 2018.

Pada tahun 2018 Zizou sempat lengser dan digantikan oleh pelatih lain Julen Lopetegui pada musim panas tersebut, dan ternyata pelatih dari Spanyol tersebut hanya mampu bertahan 4,5 bulan saja. Kemudian kursi pelatih Real Madrid diberikan kepada Santiago Solari namun lagi-lagi pelatih asal Argentina tersebut juga hanya menjabat selama 4,5 bulan lagi.

Kemudian tepat pada Maret 2019 El Real kembali mempercayakan Zizou untuk mengisi kursi pelatih. Sejak itu performa skuad Real madrid semakin terlihat dan terbukti Real Madrid mampu bersaing di papan atas La Liga 2019-2020. Kemudian menyabet juara la liga setelah absen 2 musim, sebelumnya Los Blancos harus tunduk kepada Barcelona.

Sebanyak apa trofi penghargaan Zinedine Zidane ketika meraih juara dan menjadi pemain terbaik dunia selama berkarir dalam sepakbola senior baik segi tim maupun individual :

  • 1 trofi juara bersama bordeaux
  • 6 trofi Juara Bersama Juventus
  • 6 trofi Bersama Real Madrid sebagai pemain
  • 2 trofi Bersama Timnas Prancis
  • 42 trofi penghargaan individual
  • 11 trofi penghargaan sebagai pelatih Real Madrid
Comments are closed.